Menjelang Sidang 20 Mei 2026, Suara Masyarakat Riau Menggema di PN Pekanbaru: Minta Suparman Daulay Dihadirkan, Pertanyakan Peran Herman Daulay

tvmiranda.com | Menjelang Sidang 20 Mei 2026, Suara Masyarakat Riau Menggema di PN Pekanbaru: Minta Suparman Daulay Dihadirkan, Pertanyakan Peran Herman Daulay

tvmiranda.com, Pekanbaru – Menjelang persidangan lanjutan yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 20 Mei 2026, di Pengadilan Negeri Pekanbaru, gelombang dukungan masyarakat terhadap Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid, terus menguat.

Sejak pagi, masyarakat dari berbagai daerah di Provinsi Riau menyampaikan harapan agar proses hukum berjalan secara objektif, transparan, dan berlandaskan fakta-fakta yang benar-benar terungkap di persidangan

Bagi masyarakat Bumi Lancang Kuning, perkara yang menjerat Abdul Wahid bukan hanya persoalan hukum semata, tetapi juga menyangkut harapan besar terhadap keberlanjutan pembangunan dan masa depan Riau.

Masyarakat Minta Hakim Panggil Suparman Daulay

Dalam sambutannya menjelang persidangan, sejumlah warga meminta Majelis Hakim agar menghadirkan Suparman Daulay untuk memberikan keterangan di bawah sumpah.

Menurut mereka, kehadiran saksi yang dianggap mengetahui fakta penting akan membantu membuka perkara secara lebih terang.

> “Kami berharap Majelis Hakim memanggil Suparman Daulay agar semua fakta menjadi jelas dan tidak ada lagi tanda tanya di tengah masyarakat,” ujar salah seorang warga.

Muncul Pertanyaan Publik: Ada Apa dengan Herman Daulay?

Selain itu, masyarakat juga mempertanyakan keterkaitan Herman Daulay dalam perkara ini.

Pertanyaan “Ada apa dan kenapa dengan Herman Daulay?” menjadi sorotan publik yang berharap seluruh fakta dapat diungkap secara terbuka melalui proses persidangan.

Warga menilai, bila ada pihak yang memiliki informasi relevan, maka keterangannya penting untuk memastikan proses hukum berjalan secara jujur dan adil.

Masyarakat Nilai Dakwaan Belum Terbukti Meyakinkan

Sejumlah warga yang mengikuti jalannya persidangan sejak awal menilai bahwa Jaksa Penuntut Umum dari KPK belum menunjukkan bukti yang benar-benar meyakinkan keterlibatan Abdul Wahid sebagaimana dakwaan yang disampaikan.

> “Kami hadir dari awal persidangan sampai hari ini. Menurut kami, belum ada fakta yang benar-benar membuktikan bahwa Abdul Wahid bersalah,” ujar seorang warga di luar ruang sidang.

Abdul Wahid Dinilai Pemimpin Jujur dan Amanah

Bagi masyarakat Riau, Abdul Wahid adalah pemimpin yang dipilih secara demokratis dan dipercaya membawa perubahan bagi daerah.

Namun belum genap satu tahun memimpin, ia harus menghadapi proses hukum yang oleh sebagian masyarakat dinilai sarat kepentingan politik.

> “Kami bisa menilai sendiri fakta persidangan. Abdul Wahid adalah sosok yang jujur dan amanah,” tegas salah seorang pendukung.

Tolak Tuduhan Massa Bayaran

Masyarakat juga menepis anggapan bahwa kehadiran mereka di persidangan merupakan mobilisasi berbayar.

Menurut mereka, dukungan tersebut murni lahir dari rasa kepedulian terhadap masa depan Riau.

> “Kami datang dengan biaya sendiri. Kami hadir karena ingin memperjuangkan keadilan,” ungkap seorang warga.

Dampak terhadap UMKM dan Stabilitas Daerah

Warga menilai penahanan Abdul Wahid telah memberikan dampak terhadap psikologis masyarakat, stabilitas pemerintahan, aktivitas UMKM, serta iklim investasi di Provinsi Riau.

> “Program pembangunan terganggu, ekonomi ikut terpengaruh, dan masyarakat kehilangan sosok pemimpin yang mereka harapkan,” kata warga lainnya.

Harapan kepada Majelis Hakim

Masyarakat juga menyampaikan harapan kepada Majelis Hakim, termasuk Ketua Majelis Delta Tamtama, agar memutus perkara secara independen dan berdasarkan fakta hukum yang terungkap di persidangan.

> “Kami percaya majelis hakim akan melihat perkara ini dengan jernih dan memutus berdasarkan kebenaran.”

Masyarakat Ingin Abdul Wahid Kembali Memimpin

Di akhir penyampaian aspirasi, masyarakat menegaskan dukungannya agar Abdul Wahid dapat kembali menjalankan amanah rakyat dan melanjutkan program pembangunan untuk kemajuan Bumi Lancang Kuning.

> “Kami siap mendukung Abdul Wahid kembali memimpin Riau. Bagi kami, beliau tetap pemimpin yang jujur, amanah, dan layak melanjutkan pengabdian untuk masyarakat Riau.”