tvmiranda.com, Samarinda, Kalimantan – Persaingan dunia hukum di Kalimantan Timur (Kaltim) diperkirakan semakin terbuka seiring perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Di tengah perubahan itu, Firma Hukum Assoc. Prof. Dr. Elviandri, S.HI., M.Hum. dan Sunariyo, S.H., M.H. resmi berkantor di Samarinda dengan membuka ruang bagi advokat muda untuk tumbuh, berkolaborasi dan mempersiapkan diri menghadapi dinamika hukum di era ibu kota baru.
Langkah itu ditandai dengan soft opening kantor Firma Hukum Elviandri dan Sunariyo di Jl. H.M. Kadrie Oening, Gg. Selyca Islamic School, No. 88, Kelurahan Air Hitam,Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Jumat (24/7/2026).

Tergabung dalam Anugerah Synergy Group, kehadiran firma tersebut sekaligus membawa misi membangun ruang kolaborasi antara praktisi, akademisi dan generasi muda hukum di Kaltim.
Peresmian kantor dilakukan langsung oleh Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji. Kehadirannya menjadi awal bagi firma tersebut untuk mengembangkan layanan hukum sekaligus mempersiapkan sumber daya manusia menghadapi kebutuhan hukum yang diperkirakan semakin kompleks seiring perkembangan IKN.
Pada kesempatan itu, Seno menyambut baik hadirnya firma hukum Elviandri dan Sunariyo sebagai bagian dari penguatan layanan hukum sekaligus ruang tumbuh bagi generasi baru praktisi hukum di Kaltim.
Terlebih, banyak lulusan hukum dari berbagai perguruan tinggi di daerah yang membutuhkan ruang untuk mengembangkan kemampuan dan membangun karier.
“Kita doakan menjadi law firm yang besar dan tentu saja nanti akan bertambah pengacaranya atau lawyer-lawyernya, serta bisa mendidik para lawyer muda yang ada di Samarinda,” tuturnya.
Menurutnya, berkembangnya kantor hukum lokal juga berpotensi menciptakan lapangan pekerjaan bagi putra-putri daerah.
Peluang tersebut diperkirakan semakin besar ketika aktivitas pemerintahan dan berbagai sektor lainnya di IKN semakin berkembang.
“Pada 2028 kita sedang berhadapan dengan IKN, yang insyaallah Presiden akan berkantor di sana. Tentunya akan memerlukan lembaga-lembaga bantuan hukum yang tidak sedikit. Ini juga menjadi peluang bagi law firm ini ke depan supaya bisa bersaing dengan law firm-law firm yang ada di ibu kota,” terangnya.
Peluang bagi generasi muda sebagaimana disampaikan Seno itu sejalan dengan arah yang ingin dikembangkan Firma Hukum Elviandri dan Sunariyo.
Firma hukum yang tergabung dalam Anugerah Synergy Group tersebut tidak hanya diproyeksikan sebagai tempat menjalankan praktik hukum, tetapi juga membuka ruang bagi generasi muda untuk memperoleh pengalaman dan mengembangkan karier di bidang hukum.
lokal. Persaingan diperkirakan tidak lagi hanya berlangsung antarkantor hukum di daerah, tetapi juga melibatkan firma dengan jaringan yang lebih luas.
“Kalau pada 2028 tidak ada halangan, insyaallah Presiden dan Wakil Presiden akan berkantor di IKN. Tentu firma-firma hukum lokal akan dipaksa untuk bersaing dengan firma-firma hukum yang sudah bertaraf nasional bahkan internasional,” kata dia.
Menghadapi perubahan tersebut, Firma Hukum Elviandri dan Sunariyo mulai membangun kapasitas sejak 2026 dengan menghimpun sumber daya manusia berdasarkan kompetensi dan bidang keahlian masing-masing.
“Kita sudah mengawali itu dari 2026 ini. Artinya, kita siap untuk bersaing dengan firma hukum, baik di level nasional maupun internasional sekalipun,” ucapnya.
Kesempatan berkolaborasi pun tetap dibuka bagi para praktisi hukum yang ingin menjadi bagian dari pengembangan firma tersebut.
“Sebagai founder dari firma hukum ini, saya membuka pintu selebar-lebarnya untuk seluruh kawan-kawan pengacara yang mau bergabung. Nantinya tentu akan kita sesuaikan dengan kualifikasi dan keahlian masing-masing, sehingga kita bisa bekerja sama dalam membantu masyarakat, pemerintah maupun korporasi,” pungkasnya. (Sumber poskota Kaltim)




